Setelah itu membuat anak-anak kami benar-benar nyaman dan senang menjalani proses pebelajaran di rumah.( keluarga ) . Dan alhamdulillah anak-anak kami sangat menikmati proses pendidikan berbasis keluarga ini. Karena tahun pertama adalah tahap peralihan dari sekolah formal ke nonformal homeschooling jadi untuk tahun ini kami juga tidak membuat jadwal kegiatan yang terstruktur untuk anak kami.
Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya, Jawaban Tentang HS Kami ( 1 ).
6. Bagaimana sosialisasinya, bagaimana pergaulannya ?
Anak Homeschooling belajar dari siapa saja, tak ada batasan dalam pergaulannya. Bisa dengan orang dewasa sebaya maupun dibawahnya. Alhamdulillah sampai sekarang anak-anakku masih suka disamperin sama teman-temannya baik sebaya maupun dibawahnya. mengenai pergaulan justru kami agak prihatin dan khawatir melihat berita-berita tentang pergaulan anak-anak sekolah jaman sekarang.
Pada awalnya, anakku Fatih hanya melihat dan membaca cerita yang aku peroleh dari Indonesia Bercerita, Mendidik Melalui Cerita. Kemudian ia tertarik untuk menulis cerita sendiri dan katanya sih ingin mengirim cerita juga. Dan inilah cerita yang dibuat oleh Fatih. Tulisan ini aku tulis, tanpa aku sunting, untuk menghargai karyanya sendiri walaupun di sana-sini masih banyak kekurangan . Ceritanya berjudul “ Nenek Baik Hati “
Sesungguhnya, taraf kemampuan kognitif anak bertingkat-tingkat secara hierarkis. Dan pendidikan berkewajiban mengantarkan setiap anak agar mampu mencapai taraf kognitif yang setinggi-tingginya. Taraf paling rendah adalah pengetahuan. Ini merupakan kemampaun untuk mengetahui, mengenal dan mengingat apa-apa yang sudah ia pelajari. Ia bisa mengulang kembali dan menyampaikan kepada orang lain. Di negeri ini, pelajaran di kelas dan ujian di sekolah kerapkali hanya menakar kemampuan kognitif terendah, yakni pengetahuan.
| Membuat telor asin |
Menurut Wikipedia Indonesia istilah telor asin adalah adalah istilah umum untuk masakan berbahan dasar telur yang diawetkan dengan cara diasinkan (diberikan garam berlebih untuk menonaktifkan enzim perombak). Kebanyakan telur yang diasinkan adalah telur itik, meski tidak menutup kemungkinan untuk telur-telur yang lain. Telur asin baik dikonsumsi dalam waktu satu bulan (30 hari).
Keputusan mengHSkan anak-anak bukanlah sebuah keputusan yang mudah. Selalu ada orang yang tak mendukung, .bahkan lebih banyak yang tidak setuju dibandingkan dengan yang setuju.Kadang aku bingung bagaimana aku harus bersikap, karena pihak yang kurang mendukung kebanyakan adalah keluarga, maupun saudara yang selama ini justru sangat dekat dengan kami. Semoga saja mereka mengerti, meskipun kami tetep kekeh pada keputusan kami bukan berarti kami tak menghargai mereka.
Langganan:
Postingan (Atom)

- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact